Samarinda – Suasana hangat mewarnai lomba domino yang digelar oleh Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Samarinda pada Sabtu (12/9/2026) di Aula Sekretariat KNPI Samarinda. Sebanyak 80 peserta yang terdiri dari kader internal LMP Samarinda beserta simpatisan ikut bertanding, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang silaturahmi dan kebersamaan.
Para peserta beradu strategi dan ketangkasan untuk memperebutkan piala, piagam, serta uang pembinaan jutaan rupiah. Pemenang diambil juara 1 sampai 4 sehingga menambah semarak persaingan.
Kegiatan resmi dibuka oleh Ketua Macab LMP Samarinda, Dwi Ferdian. Hadir pula Anggota DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman, Anggota DPRD Kota Samarinda, Victor Yuan dan Arie Wibowo, serta jajaran pengurus Markas Anak Cabang LMP se-Samarinda.
Ketua Panitia Lomba Domino, Testia Sendi Radi Tio, yang juga menjabat sebagai Ketua MAC Samarinda Ilir, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan. “Ya, hari ini kami selaku panitia, mengadakan kegiatan untuk Laskar Merah Putih, yaitu Lomba Domino. Kegiatan ini didominasi oleh seluruh kader Laskar Merah Putih beserta simpatisannya. Artinya, tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama kader, serta mengajak teman-teman yang jarang berkumpul agar bisa berkumpul kembali,” ujarnya.
Testia menambahkan, kegiatan ini diinisiasi oleh para kader yang mengusulkan agar ada agenda kebersamaan di tahun ini. “Mengingat kita baru saja merayakan Hari Kemerdekaan RI ke-81, maka kita adakan kegiatan ini untuk memeriahkan sekaligus bersilaturahmi bersama kader Laskar Merah Putih, khususnya di Kota Samarinda. Melihat tren permainan domino yang sedang ramai di media sosial dan lingkungan sekitar, kami memutuskan untuk menggelar kegiatan serupa. Untuk tahap awal, kegiatan ini ditujukan khusus bagi internal LMP beserta simpatisan. Jika penyelenggaraan ini sukses, rencananya tahun depan akan diadakan turnamen serupa dengan melibatkan masyarakat luas di Kota Samarinda,” jelasnya.
Dwi Ferdian menyampaikan Meski digelar secara sederhana dari tingkat lokal, perwakilan Laskar Merah Putih menyatakan bahwa antusiasme anggota dan simpatisan sangat tinggi untuk berpartisipasi dalam ajang keakraban ini.
“Dimulai dari yang kecil-kecil dulu, karena kondisi ekonomi saat ini memang betul-betul terasa untuk kita semua. Namun, teman-teman di Laskar Merah Putih tetap berminat dan antusias menyemarakkan acara ini,” ujarnya.
Selain untuk memupuk rasa persatuan dan kekeluargaan antaranggota, kegiatan ini juga membawa misi pengaderan atlet. Saat ini, permainan domino telah diakui secara resmi sebagai cabang olahraga yang dinaungi oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI). Diharapkan melalui kegiatan ini, menjadi ajang pembinaan lokal yang dapat terus berlanjut guna melahirkan talenta baru yang berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Harapannya mudah-mudahan bisa mencetak pemain-pemain domino berkualitas. Sekarang domino ini kan sudah menjadi ajang olahraga resmi. Semoga dari kami lahir kader-kader yang hebat untuk olahraga ini,” pungkasnya.(fen).







