DEPOK – Sebuah video yang memperlihatkan puluhan warga binaan diduga sedang melakukan pesta narkotika jenis sabu di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok viral di media sosial dan menggegerkan publik.
Video tersebut menjadi sorotan karena memperlihatkan dugaan aktivitas terlarang di lingkungan rutan. Padahal, rutan memiliki fungsi pembinaan serta pelayanan bagi warga binaan agar dapat memperbaiki perilaku dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.
Namun, hingga kini, kebenaran serta detail kejadian dalam rekaman tersebut masih belum dapat dipastikan sepenuhnya. Belum terdapat keterangan resmi mengenai waktu maupun kondisi sebenarnya saat video tersebut direkam.
Pihak berwenang bersama jajaran terkait tengah melakukan penelusuran dan verifikasi internal untuk memastikan keabsahan video yang beredar. Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk mengusut dugaan pelanggaran apabila ditemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan di dalam rutan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas I Depok, Bogie Nursetyo, mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi dan memperkuat pengawasan di lingkungan Rutan Depok.
“Kami juga terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas pelayanan, keamanan, dan ketertiban di Rutan Depok berjalan sesuai arahan pimpinan, baik dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan maupun Kantor Wilayah, yaitu Zero Halinar: bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba,” ujar Bogie.
Ia menegaskan, penguatan pengawasan menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan tugas di lingkungan Rutan Depok berjalan sesuai standar serta arahan yang telah ditetapkan.
Pihak rutan juga terus melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan dan pengawasan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang serta memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif.
Sementara itu, terkait video yang viral tersebut, penelusuran dan verifikasi masih dilakukan untuk memastikan fakta sebenarnya di balik rekaman yang beredar di media sosial. (***)


